JAKARTA, TERAS WAKTOE.COM—
Sekretaris Jenderal ORARI Pusat, Yusuf Budhyanto (YB3DY), menyatakan pentingnya kesiapan organisasi dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, termasuk kehadiran Software Defined Radio (SDR) yang semakin berkembang di kalangan amatir radio.
Hal itu disampaikan Yusuf Budhyanto-menjawab pertanyaan Teraswaktoe. com, Rabu, 15 April 2026
Menurutnya, perubahan teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari dan harus disikapi secara bijak oleh seluruh anggota.
“Perkembangan teknologi adalah sesuatu yang pasti. ORARI harus mampu mengikuti dan mengelola perubahan itu agar tetap relevan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, amatir radio sejak awal tumbuh dari semangat eksperimen dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. Karena itu, kehadiran SDR merupakan bagian dari evolusi yang perlu dipahami sebagai peluang, bukan ancaman.
“Amatir radio adalah ruang belajar dan eksperimen. Ketika ada teknologi baru seperti SDR, itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi anggota,” tambahnya.
Yusuf Budhyanto juga mengungkapkan , konsep SDR telah dikenal di kalangan ORARI sejak awal 2010-an. Perkembangan ini didukung oleh hadirnya perangkat radio modern dari luar negeri, khususnya dari Jepang seperti IC 7300 serta meningkatnya aktivitas eksperimen oleh para perakit (homebrewer) yang memanfaatkan kemudahan akses peralatan dari pasar global.
Menurutnya, sistem SDR memberikan kemudahan dalam penggunaan mode digital serta dapat dikombinasikan dengan sistem radio analog, sehingga memperkuat fleksibilitas komunikasi amatir radio.
“Perkembangan dunia amatir radio memang selalu bergerak progresif, sejalan dengan semangat dan kode etik amatir radio itu sendiri,” jelasnya.
Penulis : WAHYUDDIN SUYUTI-YB8FBL
Foto : Ist
-Catatan Redaksi :Penulis Alumni Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas Tahun 1992

