I
BARRU, TERASWAKTOE.COM —
Inovasi pelayanan publik Kabupaten Barru, SIKECIL BERAKTA (Sistem Identitas Kelahiran Cepat, Instan, dan Legal), berhasil menembus final Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP PRO) Tematik 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Barru. Dari 151 proposal inovasi yang mengikuti penilaian, hanya 20 inovasi yang ditetapkan sebagai finalis nasional berdasarkan pengumuman Kementerian PANRB Nomor B/408/PP.00.05/2026 tertanggal 16 Oktober 2026.
Barru menjadi salah satu dari lima finalis pada kategori Layanan Elektronik, bersama Kabupaten Banggai Laut, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Demak, dan Kota Surabaya.
Kepala Lembaga Riset Kebijakan Publik Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi (ITBA) Al Gazali Barru, Dr. Kasmiah Ali, S.Sos., M.A.P., menyambut capaian tersebut dengan penuh syukur. Ia mengajak seluruh masyarakat Barru untuk memberikan dukungan dan doa agar SIKECIL BERAKTA mampu meraih hasil terbaik pada tahap akhir penilaian.
“Alhamdulillah, kita sudah sampai pada tahapan final nasional. Saya mengajak seluruh masyarakat Barru, di mana pun berada, untuk bersama-sama mendoakan agar tim diberikan kesehatan, kelancaran, ketenangan, dan kemampuan terbaik saat menghadapi presentasi dan wawancara nanti,” ujar Kasmiah.
Kasmiah menyampaikan apresiasi kepada tim inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barru serta seluruh tim pendamping yang telah bekerja bersama mengantarkan SIKECIL BERAKTA hingga ke tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari proses panjang yang melibatkan kerja keras, diskusi, persiapan, serta kolaborasi berbagai pihak.
“Terima kasih untuk seluruh tim. Kita mungkin bekerja dalam peran yang berbeda, tetapi kita sedang menulis cerita keberhasilan yang sama,” tuturnya.
Ia menjelaskan, tim Disdukcapil memiliki pengalaman langsung dalam pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan, sedangkan tim pendamping turut memberikan dukungan melalui penguatan substansi dan pendekatan akademik.
Kasmiah berharap kontribusi setiap pihak mendapat penghargaan yang layak karena keberhasilan inovasi merupakan hasil kerja bersama.
“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap orang yang terlibat merasa bahwa kerja kerasnya dihargai dan hasilnya membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui Lembaga Riset Kebijakan Publik ITBA Al Gazali Barru, Kasmiah turut mendampingi keikutsertaan inovasi Kabupaten Barru dalam KIPP PRO Tematik 2026.
Ia menilai kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya kebijakan serta inovasi pelayanan publik yang lebih baik.
Menurutnya, pengetahuan akademik perlu diterapkan untuk membantu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut setelah kompetisi berakhir, terutama melalui riset terapan, penguatan kebijakan publik, dan peningkatan kapasitas inovasi pemerintah daerah.
Apresiasi juga disampaikan Rektor ITBA Al Gazali Barru, Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, M.Pd., atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Barru menembus final nasional.
Capaian ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengembangkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bagi Kasmiah, arti penting SIKECIL BERAKTA tidak berhenti pada pencapaian dalam kompetisi. Inovasi ini berkaitan langsung dengan kemudahan masyarakat memperoleh identitas hukum bagi anak sejak kelahiran.
Akta kelahiran merupakan dokumen penting yang memberikan kepastian identitas hukum anak dan mendukung pemenuhan berbagai haknya.
“Ketika kita berbicara tentang akta kelahiran, sesungguhnya kita berbicara tentang identitas seorang anak, kepastian hukumnya, dan hak-hak yang harus dipenuhi sejak awal kehidupannya,” jelasnya.
Karena itu, ia berharap pengembangan inovasi pelayanan administrasi kependudukan terus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sehingga layanan menjadi semakin mudah, cepat, dan bermanfaat.
Perjuangan SIKECIL BERAKTA masih berlanjut. Kabupaten Barru dijadwalkan mengikuti tahapan presentasi dan wawancara oleh Tim Panel Independen secara virtual pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Tahapan ini menjadi kesempatan bagi tim untuk memaparkan kualitas, keunggulan, serta manfaat inovasi yang dikembangkan dalam pelayanan administrasi kependudukan.
Dr. Kasmiah berharap seluruh tim dapat mempersiapkan diri dengan baik, menjaga kekompakan, dan tampil maksimal dalam menghadapi penilaian tersebut.
“Insyaallah, dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh, persiapan yang baik, dan doa kita bersama, semoga SIKECIL BERAKTA dapat menjadi pemenang nasional. Akan menjadi kebahagiaan tersendiri jika nama Kabupaten Barru kembali disebut di panggung nasional karena sebuah inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi nasional merupakan pembelajaran berharga bagi semua pihak, apa pun hasil akhirnya.
Namun, harapan untuk meraih kemenangan tetap menjadi cita-cita bersama.
“Menang tentu menjadi harapan kita bersama. Namun, kebersamaan, kepercayaan, dan semangat untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat juga harus kita jaga,” katanya.
Kepala Lembaga Riset Kebijakan Publik Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi (ITBA) Al Gazali Barru ini
kembali menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru, tim inovasi Disdukcapil, dan seluruh tim pendamping atas kerja keras serta kontribusi mereka.
Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan agar SIKECIL BERAKTA dapat meraih prestasi tertinggi pada kompetisi tersebut.
“Hari ini kita bersyukur karena Barru menjadi finalis. Kini mari kita satukan doa, semoga pada pengumuman berikutnya kita kembali mendengar kabar bahagia: SIKECIL BERAKTA Kabupaten Barru menjadi pemenang nasional kategori Layanan Elektronik. Aamiin.”
Keberhasilan menembus final nasional menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah memiliki kesempatan bersaing di tingkat nasional. Kini, masyarakat Barru menantikan hasil perjuangan tim SIKECIL BERAKTA dengan harapan inovasi pelayanan publik tersebut mampu membawa pulang prestasi sekaligus semakin meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

