Advertisement
Pemerintahan
Beranda » Berita » Wabup Abustan Dorong Sinergi Lintas Sektor Percepat Penanggulangan HIV-AIDS Menuju Ending AIDS 2030

Wabup Abustan Dorong Sinergi Lintas Sektor Percepat Penanggulangan HIV-AIDS Menuju Ending AIDS 2030

MAKASSAR, TERASWAKTOE.COM— Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., selaku Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Barru, menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS Provinsi Sulawesi Selatan menuju Ending AIDS 2030 di Hotel Travellers Phinisi, Makassar, Kamis (17/9/2026). Kegiatan yang dibuka melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel, Dr. dr. H. M. Ishaq Iskandar, M.Kes., M.M., M.H., tersebut diikuti perwakilan pemerintah kabupaten/kota, Dinas Kesehatan, sekretariat KPA, dan pemangku kepentingan terkait.
Dalam forum tersebut, Abustan menekankan pentingnya menyamakan persepsi dan langkah antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar penanggulangan HIV-AIDS berjalan terintegrasi. Ia mendorong penguatan koordinasi hingga tingkat teknis, mulai dari skrining, deteksi dini, pendampingan, hingga pengobatan melalui keterlibatan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan perangkat daerah lainnya. Menurutnya, penanggulangan HIV-AIDS harus menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor, didukung penyelarasan Rencana Aksi Daerah (RAD), sistem data terpadu, serta pemanfaatan sumber pembiayaan dan kemitraan yang sah.
Berdasarkan paparan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tercatat 1.939 kasus baru HIV-AIDS pada 2025 dan sekitar 963 kasus selama Januari–Juli 2026. Sementara itu, hingga Agustus 2026, sebanyak 9.492 orang masih menjalani pengobatan dari total 13.969 orang yang pernah menjalani pemeriksaan. Data tersebut menjadi perhatian dalam memperkuat penemuan kasus, keberlanjutan pengobatan, akses layanan kesehatan, serta upaya pencegahan yang etis dan bebas stigma.
Abustan berharap koordinasi lintas pemerintahan dan sektor dapat diperkuat agar program penanggulangan HIV-AIDS berjalan sesuai kebutuhan setiap daerah dan mendukung pencapaian target Ending AIDS 2030. Upaya tersebut membutuhkan komitmen bersama dalam memperluas deteksi dini, memastikan akses pengobatan, meningkatkan pendampingan, serta menjaga keberlanjutan layanan bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Barru turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru, dr. Wahyuddin Adam, MARS.