Sidrap, Teraswaktoe.com —
Tak hanya meriah dengan lomba dan kegiatan komunikasi, SIDRAP HAMFEST 2025 juga menjadi ruang silaturahmi yang hidup antara para amatir radio dari berbagai daerah .
Selama dua hari pelaksanaan di Taman Wisata Waduk Patommo, suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan terasa di setiap sudut lokasi acara.
Salah satu daya tarik yang menyedot perhatian peserta adalah lapak jual beli peralatan radio komunikasi. Para peserta memanfaatkan momentum ini untuk mencari radio transceiver serta peralatan radion lainnya hingga berbagi pengalaman teknis.
Di antara anggota amatir radio yang membuka lapak tampak H. Hajar (YB8HZ), amatir senior yang dikenal luas di kalangan operator radio membuka lapaknya dengan beragam koleksi menarik ,mulai dari radio transceiver, antenna tuner, Microphone, hingga antena pelacak Siignal. ia menyiapkan berbagai merek radio dengan kualitas terjamin. Harga yang ditawarkan pun bervariasi contoh untuk HF radio transceiver, harga mulai 4 jutaan hingga diatas 10 juta. Begitu pula dengan peralatan radio komunikasi lainnya.
“Barang-barang yang kami bawa semuanya teruji dan siap pakai”: Ujar H. Hajar dengan senyum ramah.
Selain ajang jual beli, manfaat lain dari kegiatan Sidrap HAM Festival adalah pertukaran pengetahuan teknis . Banyak peserta memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi tentang inovasi perangkat, eksperimen antena, serta cara memperkuat sinyal .
Salah satunya adalah Muhammad Hasbi S.Pdi anggota Orari Lokal Barru.
Pemilik Callsign YD8FIQ ini mengungkapkan kegiatan Sidrap HAM Festival menjadi ajang untuk menambah wawasan tentang dunia radio amatir.
“Sidrap HAMFest ini ajang yang bagus untuk belajar dan berlatih. Kita bisa memahami lebih dalam cara kerja peralatan, teknik pelacakan sinyal, sampai pentingnya disiplin di lapangan,Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya” ujar Hasbi.
Penulis : YB8FBL

