Advertisement
Daerah
Beranda » Berita » Orari Lokal Barru Ikut Ambil Bagian di Sidrap HAM Festival

Orari Lokal Barru Ikut Ambil Bagian di Sidrap HAM Festival

 

SIDRAP, Teraswaktoe.com —
Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap dunia radio amatir kembali terpancar dalam gelaran Sidrap HAM Festival. Tak ingin ketinggalan, ORARI Lokal Barru (ORLOK Barru) Provinsi Sulawesi Selatan  turut ambil bagian dalam ajang yang menjadi ruang uji keterampilan sekaligus silaturahmi bagi para amatir radio dari berbagai daerah.

Dari beberapa jenis lomba yang dirancang panitia untuk mengasah kemampuan teknis dan wawasan seputar komunikasi radio, ORLOK Barru mengikuti tiga kategori utama.
Pertama, Mobile ARDF (Fox Hunting) — lomba adu cepat menemukan sinyal menggunakan kendaraan roda empat, diikuti tiga orang dalam satu tim.
Kedua, Walking ARDF, lomba perorangan yang menantang peserta menelusuri area dengan peralatan komunikasi untuk menemukan lima stasiun “fox” yang memancar pada frekuensi tertentu.
Dan ketiga, Slalom Test, sebuah fun games yang melatih ketepatan mengenali serta memahami perangkat radio directional finder.

Ketua ORARI Lokal Barru, M. Kasim (YC8GSN), kepada Teras Waktoe.com menuturkan bahwa keikutsertaan dalam Sidrap HAM Festival merupakan wujud partisipasi aktif dalam memperkuat jaringan komunikasi dan mempererat persaudaraan sesama amatir radio.

Ketua HIPMI Sulsel ; Pemuda Mandiri Harus Direncanakan, Bukan Kebetulan

“Melalui kegiatan seperti ini, anggota dapat melatih keterampilan, meningkatkan kemampuan teknis, dan memperkuat kerja sama tim,” ujar Kasim.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Peserta ORLOK Barru tampak antusias menuntaskan setiap tantangan dengan kekompakan dan ketelitian. Ajang ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membangkitkan semangat para amatir radio
Kegiatan Sidrap HamFest dibuka secara resmi
Ketua Orda Sulawesi Selatan Dr. Adnan Purichta Ichsan, SH, MH (YC8AYL),Jumat 25 dan
berakhir Minggu 26 Oktober 2025

Penulis : YB8FBL

 

PDAM Barru Didorong Transparan, Respons Pengaduan Masih Manual