Barru, Teraswaktoe.com — Musyawarah Mappalili yang berlangsung 30 Oktober 2025 sejak pukul 09.00 Wita di Baruga Pettu Adae turut diwarnai teguran tegas namun akrab dari Wakil Bupati Abustan A. Bintang. Ia menyoroti ketidakkompakan kelompok tani yang kerap membuat bantuan pemerintah tak dimanfaatkan optimal.
“Jangan sampai yang aktif cuma sepuluh orang, tapi di daftar ada dua puluh lima. Itu bukan kelompok tani, tapi kelompok tania,” ucapnya disambut gelak tawa peserta.
Pada kesempatan itu, Wabup mengapresiasi berbagai bantuan pertanian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025, mulai dari benih padi, jagung, kopi, hingga 4.000 bibit durian Musang King, 20.000 bibit kelapa, dan tanaman kakao untuk 200 hektare.
Menurutnya, jika bantuan tersebut dikelola dengan benar, tidak akan ada lagi lahan tidur di Kabupaten Barru.
Musyawarah ini juga dihadiri BRMP, UPT BPTPH, Kepala Klimatologi Sulsel, Direktur Politani Pangkep, akademisi Unhas, unsur Forkopimda, OPD terkait, camat, kepala desa-lurah, perbankan, PLN, dan Bulog Cabang Parepare.
—

