Advertisement
Budaya
Beranda » Berita » Harifaat, Perajin Gagang dan Warangka Pusaka dari Bottoe Barru

Harifaat, Perajin Gagang dan Warangka Pusaka dari Bottoe Barru

BARRU, TERASWAKTOE.COM —

Di tengah semakin banyaknya peminat pusaka, keterampilan membuat gagang dan warangka tetap memiliki tempat tersendiri. Di Bottoe, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Harifaat yang akrab dipanggil Pai, perajin kelahiran Bottoe tahun 1985, telah menekuni pekerjaan tersebut sejak 2007 dan hingga kini masih menerima pesanan pembuatan gagang dan warangka sesuai keinginan pemilik pusaka.
Saat anggota Komunitas Pusaka Barru berkunjung ke galeri tempatnya bekerja Jumat malam 1 Oktober 2026, Pai menceritakan perjalanan dan aktivitasnya sebagai perajin gagang dan warangka pusaka yang telah ditekuninya selama 19 Tahun.
Selama menekuni pekerjaan tersebut, Pai terus mengasah keterampilannya dalam membuat gagang dan warangka. Dari waktu ke waktu, pekerjaan tersebut menjadi bagian dari kesehariannya, sekaligus menjadi keterampilan yang terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Pai membuat gagang dan warangka berdasarkan pesanan pelanggan. Setiap pesanan dikerjakan dengan menyesuaikan bentuk dan ukiran yang diinginkan pemesan.
Untuk satu set gagang dan warangka dengan ukiran, Pai mampu menyelesaikannya dalam waktu sekitar tiga hari. Namun, saat ini pesanan yang diterimanya cukup banyak sehingga pelanggan harus menunggu antrean pengerjaan.
“Sejak 2007 saya membuat gagang dan warangka sesuai pesanan. Untuk yang ukir, biasanya selesai sekitar tiga hari, dan sekarang pesanan masih mengantre,” ujar Pai.
Keterampilan tersebut terus ditekuni Pai sebagai bagian dari upaya mempertahankan kerajinan tradisional, khususnya pembuatan gagang dan warangka yang menjadi bagian penting dalam kelengkapan sebuah pusaka.
-WAHYUDDIN SUYUTI

Bupati Barru Terima Komunitas Pusaka Barru