Advertisement
Startups
Beranda » Berita » Istilah “Partisipasi” dalam ONN Tak Perlu Diucap, Sekjen ORARI: Sudah Melekat dalam Aktivitas Check In

Istilah “Partisipasi” dalam ONN Tak Perlu Diucap, Sekjen ORARI: Sudah Melekat dalam Aktivitas Check In

JAKARTA, TERAS WAKTOE.COM — Penggunaan istilah “partisipasi” oleh anggota amatir radio saat mengikuti kegiatan Orari Nusantara Net (ONN) menuai beragam respons . Sebagian menganggapnya wajar, namun tidak sedikit pula yang menilai penggunaan kata tersebut berlebihan, bahkan kerap menjadi bahan candaan di antara sesama anggota.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal ORARI, Yusuf Busyanto, menyatakan bahwa secara substansi, keikutsertaan dalam ONN sudah otomatis merupakan bentuk partisipasi, tanpa perlu disebutkan secara verbal.

“Check in pada ONN sudah dianggap sebagai partisipasi. Artinya, Anda sudah tercatat sebagai peserta kegiatan net hari itu,” ujarnya kepada Teras Waktoe.Com

Ia menjelaskan, ONN merupakan kegiatan resmi organisasi yang menggunakan Izin Amatir Radio (IAR) khusus. Dalam konteks tersebut, setiap anggota yang mengikuti net dan memberikan laporan sinyal telah menjalankan peran aktif dalam kegiatan.

“Kegiatan ONN adalah bagian dari aktivitas organisasi. Ketika anggota ikut serta dan menyampaikan laporan sinyal, itu sudah merupakan partisipasi,” jelasnya.

Pertemuan amatir Radio di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan -Dari Silaturahmi ke Diskusi:

Karena itu, Yusuf Budhyanto (YB3DY) menilai penyebutan tambahan seperti “partisipasi” dalam laporan tidak lagi diperlukan. Menurutnya, tanpa diucapkan pun, seluruh peserta net telah memahami bahwa mereka sedang ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Tanpa disebutkan juga kita semua tahu sedang berpartisipasi,” tambahnya.
Namun demikian, ia pun menyebutkan bahwa penggunaan istilah tersebut bukanlah sebuah kesalahan.

“Kalau ada yang menyampaikan seperti itu, bukan berarti salah. Hanya saja, secara makna sudah terwakili dari aktivitas yang dilakukan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memahami makna dasar dari istilah yang digunakan dalam komunikasi radio, agar tidak terjadi kerancuan.

“Satu hal yang harus dipahami, apa definisi partisipasi itu sendiri,” tegasnya.
Penjelasan ini diharapkan dapat meluruskan persepsi di kalangan amatir radio sekaligus menjaga etika dan keseragaman komunikasi dalam setiap kegiatan net yang digelar oleh ORARI.

Penulis: WAHYUDDIN SUYUTI (YB8FBL)
-Wakil Ketua ORARI Lokal Barru, Sulawesi Selatan
-Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Barru

Amatir Radio Lintas Lokal Bersilaturahmi di Pinrang

Foto : Ist