Teraswaktoe.com, Barru —
Pemerintah Kabupaten Barru melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (11/03/2026), di halaman Kantor Daerah Barru.
Gerakan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas cabai yang kerap mengalami lonjakan harga.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan pentingnya pemanfaatan lahan kosong di lingkungan perkantoran agar lebih produktif. Melalui program ini, bibit cabai didistribusikan ke seluruh OPD untuk ditanam di pekarangan kantor masing-masing.
“Lahan yang selama ini dibiarkan, kita ubah menjadi sumber produksi. Ini bagian dari upaya bersama menekan inflasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN menjadikan kegiatan menanam cabai sebagai aktivitas produktif yang memberi manfaat langsung. Selain untuk konsumsi sendiri, hasil panen juga berpotensi menjadi tambahan penghasilan.
Pemerintah optimistis, dalam waktu sekitar tiga bulan, cabai sudah dapat dipanen. Gerakan ini pun diharapkan meluas hingga ke tingkat kecamatan dan desa sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan keluarga.
Dengan semangat kebersamaan, langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barru.

